Sunday, December 22, 2019

Komponen Elektronika

Elektronika


Komponen Elektronik Adalah Elemen Terkecil Dalam Suatu Rangkaian Alektronik Yang Memiliki Fungsi Fungi Tersendiri Dalam Sebuah Rangkaian Elektronika

Jenis –Jenis Komponen Elektronika
Berdasarkan Bentuk Dan Cara Pemasangannya Komponen Elektronika Dibedakan Dalam 2 Jenis Yaitu Jenis Smd (Surface Mount Device) Dan Jenis Umum Atau Reguler.

1. Komponen Elektronika Jenis Umum (Reguler)
    Komponen Jenis Umum Adalah Komponen Elektronika Yang Memiliki Pin Atau Kaki Dengan Cara Menggunakan Pcb Yang Berlubang. Yaitu Posisi Komponen Diletakan Pada Pcb Kemudian Pin Atau Kaki Komponen Pada Sisi Pcb Yang Lain Untuk Disolder Pada Jalur Pcb Tersebut. Beberapa Komponen Elektronika Jenis Umum Dapat Dilihat Dalam Gambar Dibawah.

 

Komponen Elektronika Jenis Ini Pada Umumnya Digunakan Untuk Membuat Sistem Sederhana Yang Tidak Memerlukan Perangkat Fisik Yang Digunakan Atau Digunakan Pada Perangkat Atau Sistem Elektronik Dengan Daya Besar.

2. Komponen Elektronika Jenis Smd (Surface Mount Device)
    Komponen Elektronika Jenis Smd (Surface Mount Device) Ini Adalah Komponen Elektronika Yang Cara Pemasangannya Langsung Ditempel Dan Disolder Dengan Pcb Pada Sisi Jalur Pcb. Komponen Elektronika Jenis Smd Ini Juga Dilengkapi Pin Atau Kaki, Akan Tetapi Fisik Kaki Atau Pin Komponen Smd Ini Di Desain Kecil Dengan Tujuan Untuk Dipasang Pada Permukaan Jalur Pcb. Pada Umumnya Komponen Jenis Elektronika Smd Adalah Komponen Jenis Elektronika Terbaru Seperti Pada Gambar Berikut.
 

Komponen Elektronika Jenis Smd Dirancang Untuk Memenuhi Persyaratan Fisik Perangkat Elektronik Dengan Bentuk Fisik Yang Kecil. Salah Satu Aplikasi Komponen Elektronika Jenis Smd Ini Dapat Dilihat Pada Perangkat Komputer Seperti Ram, Vga Dan Komputer Papan Tulis.


Komponen Elektronika Berdasarkan Fungsi Dan Cara Membagi Komponen Elektronika Terdiri Dari Dua Jenis
1.    Komponen Elektronika Aktif
      Komponen Elektronika Aktif Adalah Jenis Komponen Elektronika Yang Memerlukan Arus Eksternal Untuk Dapat Beroperasi. Dengan Kata Lain, Komponen Elektronika Aktif Hanya Dapat Berfungsi Apabila Mendapatkan Sumber Arus Listrik Dari Luar (Eksternal).


1.      Transitor
Transistor adalah alat semikonduktor yang dipakai sebagai penguat, sebagai sirkuit pemutus
dan penyambung (switching), stabilisasi tegangan, modulasi sinyal atau sebagai fungsi
lainnya. Transistor dapat berfungsi semacam kran listrik, dimana berdasarkan arus inputnya
(BJT) atau tegangan inputnya (FET), memungkinkan pengaliran listrik yang sangat akurat
dari sirkuit sumber listriknya.
Pada umumnya, transistor memiliki 3 terminal, yaitu Basis (B), Emitor (E) dan Kolektor (C).
Tegangan yang di satu terminalnya misalnya Emitor dapat dipakai untuk mengatur arus dan
tegangan yang lebih besar daripada arus input Basis, yaitu pada keluaran tegangan dan arus
output Kolektor.

Fungsi Transistor Lainnya :  
·         Sebagai penguat amplifier.
·         Sebagai pemutus dan penyambung (switching).
·         Sebagai pengatur stabilitas tegangan.
·         Sebagai peratas arus.
·         Dapat menahan sebagian arus yang mengalir.
·         Menguatkan arus dalam rangkaian.
·         Sebagai pembangkit frekuensi rendah ataupun tinggi
 
2.      Dioda
Dioda adalah komponen aktif semikonduktor yang terdiri dari persambungan (junction) P-N.
Sifat dioda yaitu dapat menghantarkan arus pada tegangan maju dan menghambat arus 
pada tegangan balik. Dioda berasal dari pendekatan kata dua elektroda yaitu anoda dan
katoda. Dioda semikonduktor hanya melewatkan arus searah saja (forward), sehingga 
banyak digunakan sebagai komponen penyearah arus. Secara sederhana sebuah dioda
bisa 
kita asumsikan sebuah katup, dimana katup tersebut akan terbuka manakala air yang
mengalir dari belakang katup menuju kedepan, sedangkan katup akan menutup oleh
dorongan aliran air dari depan katup.

Berdasarkan Fungsi Dioda terdiri dari :
- Dioda Biasa atau Dioda Penyearah yang umumnya terbuat dari Silikon dan berfungsi
sebagai penyearah arus bolak balik (AC) ke arus searah (DC).
- Dioda Zener (Zener Diode) yang berfungsi sebagai pengamanan rangkaian setelah tegangan yang ditentukan oleh Dioda Zener yang bersangkutan. Tegangan tersebut sering disebut dengan Tegangan Zener.
- LED (Light Emitting Diode) atau Diode Emisi Cahaya yaitu Dioda yang dapat memancarkan cahaya monokromatik.
- Dioda Foto (Photo Diode) yaitu Dioda yang peka dengan cahaya sehingga sering digunakan sebagai Sensor.
- Dioda Schottky (SCR atau Silicon Control Rectifier) adalah Dioda yang berfungsi sebagai pengendali .
- Dioda Laser (Laser Diode) yaitu Dioda yang dapat memancar cahaya Laser. Dioda Laser sering disingkat dengan LD.
 

3.      IC (Integrated Circuit)
IC (Integrated Circuit) adalah Komponen Elektronika Aktif yang terdiri dari gabungan ratusan bahkan jutaan Transistor, Resistor dan komponen lainnya yang diintegrasi menjadi sebuah Rangkaian Elektronika dalam sebuah kemasan kecil. Bentuk IC (Integrated Circuit) juga bermacam-macam, mulai dari yang berkaki 3 (tiga) hingga ratusan kaki (terminal). Fungsi IC juga beraneka ragam, mulai dari penguat, Switching, pengontrol hingga media penyimpanan. Pada umumnya, IC adalah Komponen Elektronika dipergunakan sebagai Otak dalam sebuah Peralatan Elektronika. IC merupakan komponen Semi konduktor yang sangat sensitif terhadap ESD (Electro Static Discharge). Sebagai Contoh, IC yang berfungsi sebagai Otak pada sebuah Komputer yang disebut sebagai Microprocessor terdiri dari 16 juta Transistor dan jumlah tersebut belum lagi termasuk komponen-komponen Elektronika lainnya.

 


2.    Komponen Elektronika Pasif
     Komponen Elektronika Passif Adalah Jenis Komponen Elektronika Yang Tidak Memerlukan Sumber Arus Listrik Eksternal Untuk Pengoperasiannya. Komponen-Komponen Elektronika Yang Digolongkan Sebagai Komponen Gabungan Seperti Resistor, Kapasitor Dan Induktor.


a.    Resistor
Resistor Adalah Komponen Dasar  Elektronika  Pasif Yang Digunakan Untuk Membatasi Jumlah Arus Yang  Mengalir  Dalam  Satu  Rangkaian.  Sesuai  Dengan  Namanya  Resistor  Bersifat  Resistif  Dan Umumnya   Terbuat  Dari  Bahan  Karbon.

Satuan Nilai Resistor Atau Hambatan Adalah Ohm (Ω). Nilai Resistor Biasanya Diwakili Dengan Kode Angka Ataupun Gelang Warna Yang Terdapat Di Badan Resistor. Hambatan Resistor Sering Disebut Juga Dengan Resistansi Atau Resistance.

Jenis-Jenis Resistor Diantaranya Adalah :
• Resistor Yang Nilainya Tetap
• Resistor Yang Nilainya Dapat Diatur, Resistor Jenis Ini Sering Disebut Juga Dengan Variable Resistor Ataupun Potensiometer.
• Resistor Yang Nilainya Dapat Berubah Sesuai Dengan Intensitas Cahaya, Resistor Jenis Ini Disebut Dengan Ldr Atau Light Dependent Resistor
• Resistor Yang Nilainya Dapat Berubah Sesuai Dengan Perubahan Suhu, Resistor Jenis Ini Disebut Dengan Ptc (Positive Temperature Coefficient) Dan Ntc (Negative Temperature Coefficient)
 

b.    Kapasitor / Kondensator

Kapasitor  Atau Kondensator Ialah Komponen Elektronika Yang  Mempunyai  Kemampuan  Menyimpan Elektron-Elektron Selama Waktu Yang Tidak Tertentu.

Kapasitor Berbeda Dengan Akumulator Dalam Menyimpan  Muatan  Listrik  Terutama  Tidak  Terjadi  Perubahan Kimia  Pada  Bahan  Kapasitor, Besarnya  Kapasitansi  Dari  Sebuah  Kapasitor  Dinyatakan  Dalam   Farad (F). 

Fungsi-Fungsi Kapasitor Diantaranya Adalah Dapat Memilih Gelombang Radio Pada Rangkaian Tuner, Sebagai Perata Arus Pada Rectifier Dan Juga Sebagai Filter Di Dalam Rangkaian Power Supply (Catu Daya).

Secara Umum Kapasitor Diklasifikasikan Atas 2 Jenis Yaitu Kapasitor Tetap Dan Kapasitor Variabel. 




Https://Teknikelektronika.Com/Pengertian-Komponen-Elektronika-Aktif-Komponen-Elektronika-Pasif/
Https://Skemaku.Com/Pengertian-Komponen-Aktif-Dan-Pasif-Beserta-Jenis-Dan-Fungsinya/
Https://Profesorherp3.Wordpress.Com/2015/07/29/Hello-World/
Https://Fit.Labs.Telkomuniversity.Ac.Id/Macam-Macam-Komponen-Elektronika-Apa-Saja-Itu-Yuk-Cari-Tahu/
Http://Zonaelektro.Net/Mengenal-Komponen-Elektronika-Dan-Fungsinya/
Https://Teknikelektronika.Com/Jenis-Jenis-Komponen-Elektronika-Beserta-Fungsi-Dan-Simbolnya/
Https://Www.Immersa-Lab.Com/5-Komponen-Dasar-Elektronika-Beserta-Fungsinya.Htm
Http://Www.Webstudi.Site/2016/10/Jenis-Fungsi-Simbol-Komponen-Elektronika.Html

1 comment:

Fisika Listrik

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA LISTRIK  SIMULASI RANGKAIAN MENGGUNAKAN LTspice XVII Disusun oleh: MA Algifari Edward (193...